07 September 2024

SESI BEREHAN ( BERBAGI PRAKTIK BAIK )

Menyusun Cerita Praktik Baik (Best Practice) Menggunakan Metode Star (Situasi, Tantangan, Aksi, Refleksi Hasil Dan Dampak) Terkait Pengalaman Mengatasi Permasalahan Siswa Dalam Pembelajaran

 

 

Lokasi

SMKN 1 PADAHERANG

Lingkup Pendidikan

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK)

Tujuan yang ingin dicapai

Aksi 1

Melalui kegiatan pembelajaran dengan model Problem Based Learning dengan dipadukan dengan metode diskusi, tanya jawab, analisis, penugasan, dan presentasi, peserta didik diharapkan :

a.    Dapat memahami dan menjelaskan terkait sistem bilangan (Biner, Desimal dan Heksadesimal)

b.    Menerapkan  konversi  sistem  bilangan                     (Biner, Desimal dan Heksadesimal)

dengan rasa ingin tahu, tanggung jawab, kerjasama dan disiplin selama proses pembelajaran, serta dapat mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi berbasis 4C (Communication, Collaboration, Critical Thinking and Problem Solving, dan Creativity and Innovation) serta berliterasi dengan baik

 

Aksi 2

Melalui kegiatan pembelajaran dengan model Problem Based Learning dengan dipadukan dengan metode diskusi, tanya jawab, analisis, penugasan, dan presentasi, peserta didik diharapkan :


 

c.       Dapat menganalisis dan mengidentifikasi terkait sistem logika digital (AND, OR, NOT); (NAND, NOR, EXOR, EXNOR)

d.      Membuat rangkaian sistem logika digital (AND, OR, NOT); (NAND, NOR, EXOR, EXNOR) dan truthtable nya

dengan rasa ingin tahu, tanggung jawab, kerjasama dan disiplin selama proses pembelajaran, serta dapat mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi berbasis 4C (Communication, Collaboration, Critical Thinking and Problem Solving, dan Creativity and Innovation) serta berliterasi dengan baik

 

Problem Based Learning yang memiliki sintak:

a.    Mengorientasi peserta didik pada masalah.

b.    Mengorganisasikan peserta didik untuk belajar.

c.    Membantu penyelidikan mandiri dan kelompok.

d.    Mengembangkan dan mempresentasikan hasil karya.

e.    Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah

Penulis

Dadan Darmawan, S.Kom.

Tanggal

Siklus 1

Pertemuan 1 : Senin, 19 Agustus 2024

Pertemuan 2 : Selasa,  20 Agustus 2024

Siklus 2

Pertemuan 1 : Senin, 26 Agustus 2024

Pertemuan 2 : Selasa, 27 Agustus 2024

Situasi:

Kondisi yang menjadi latar belakang masalah, mengapa praktik ini penting untuk dibagikan, apa yang menjadi peran dan tanggung jawab anda dalam praktik ini.

Kondisi yang menjadi latar belakang masalah

1.    Kurangnya kemampuan literasi peserta didik

2.    Perbedaan hasil belajar (progress) peserta didik karena keberagaman daya tangkap peserta didik dalam memahami materi


 

3.      Penerapan model pembelajaran inovatif yang masih kurang sesuai dengan karakterisk dan kebutuhan peserta didik

4.      Peserta didik belum dapat berpikir kritis

 

Praktik ini penting untuk dibagikan karena dapat menimbulkan dampak yang sangat besar dan luar biasa dalam proses pembelajaran yaitu:

1.    Model dan metode pembelajaran lebih bervariasi yaitu PBL sehingga peserta didik dapat lebih antusias dalam mengikuti proses pembelajaran.

2.    Media, alat dan bahan pembelajaran, lebih inovatif (google classroom) sehingga menarik perhatian peserta didik.

3.    Proses pembelajaran lebih terstruktur.

4.    Guru berperan sebagai fasilitator.

5.    Pada saat pembelajaran peserta didik lebih fokus.

6.    Pembelajaran lebih menarik dan bermakna (power point dan google classroom ).

7.    Tercapainya tujuan pembelajaran sesuai yang direncanakan.

 

Yang menjadi peran dan tanggung jawab saya dalam praktek ini, yaitu:

1.    Memperoleh bimbingan dalam proses memperoleh rencana pembelajaran siklus 1 dan 2.

2.    Saya berdiskusi dan mempresentasikan hasil penyusunan rencana pembelajaran siklus aksi 1 dan 2 bersama teman sejawat.

3.    Melakukan perbaikan (revisi) rencana pembelajaran siklus 1 dan 2 berdasarkan sharing dari hasil diskusi dan presentasi yang dilakukan.


 

4.    Melaksanakan siklus aksi 1 dan ke 2 berdasarkan perangkat pembelajaran 1 dan 2.

5.    Mendokumentasikan dalam bentuk video proses pelaksanakan siklus aksi ke-1 dan ke-2.

6.    Melakukan    refleksi   kegiatan    yang    sudah dilaksanakan.

7.    Berdiskusi   dengan   teman-teman   sejawat.

Tantangan :

Apa saja yang menjadi tantangan untuk mencapai tujuan tersebut? Siapa saja yang terlibat,

Yang menjadi tantangan untuk mencapai tujuan tersebut, yaitu:

1.    Terbatasnya sarana, dan prasarana seperti projector, sistem pencahayaan ruangan kelas/lab yang kurang, dll.

2.    Tidak adanya teknisi komputer yang dilibatkan dalam kegiatan ini, sehingga guru tidak fokus dalam pembelajaran

3.    Kurangnya kesiapan peserta didik dalam proses pembelajaran

4.    Kemampuan peserta didik dalam memahami materi yang disajikan

5.    Keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran baik mandiri, maupun berkelompok berbeda-beda

 

Yang terlibat dalam siklus 1 yaitu :

1.              Peserta didik kelas X sebagai sentral dalam proses pembelajaran.

                   2.                             Guru sebagai fasilitator.


 

3.    Kepala   Sekolah   yang   memberikan  ijin  dan menyediakan fasilitas yang dibutuhkan.

 

Yang terlibat dalam siklus 2 yaitu :

1.              Peserta didik kelas X sebagai sentral dalam proses pembelajaran.

2.              Guru sebagai fasilitator.

3.              Kepala   Sekolah   yang   memberikan  ijin  dan menyediakan fasilitas yang dibutuhkan.

Aksi :

Langkah-langkah apa yang dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut/ strategi apa yang digunakan/ bagaimana prosesnya, siapa saja yang terlibat / Apa saja sumber daya atau materi yang diperlukan untuk melaksanakan strategi ini

Langkah-langkah   apa   yang   dilakukan                              untuk menghadapi tantangan tersebut :

Siklus 1

1.      Berkaitan dengan penggunaan media : Guru dapat menggunakan media pembelajaran berupa pengamatan langsung terhadap tempat sekitar terkait contoh sistem bilangan desimal. Kemudian materi dapat ditayangkan melalui slide powerpoint sehingga dapat memudahkan peserta didik dan guru untuk memahami dan menyampaikan materi pembelajaran

2.      Berkaitan dengan penggunaan strategi pembelajaran : Perlunya pemetaan untuk mengetahui kesiapan, minat dan profil belajar peserta didik sehingga peserta didik mampu memaksimalkan kemampuannya dalam belajar. Guru juga bisa melaksanakan ice breaking atau games sehingga pembelajaran dapat lebih menyenangkan

3.      Berkaitan dengan Penggunaan model pembelajaran: Dalam hal ini guru menggunakan pendekatan saintifik dengan model pembelajaran


 

yang digunakan adalah model problem based learning (PBL) yang terdiri dari 5 fase/tahapan, yaitu :

·         Mengorientasikan    peserta    didik     pada masalah,

·         Mengorganisasikan peserta didik,

·         Membimbing penyelidikan individu maupun kelompok,

·         Mengembangkan   dan    menyajikan                            hasil karya, dan terakhir

·         Menganalisis   dan    mengevaluasi                       proses pemecahan masalah

4.    Berkaitan dengan Penilaian : Guru harus melakukan penilaian secara keseluruhan baik dari ranah kognitif, apektif dan psikomotor yang dituangkan dalam instrumen yang lengkap mulai dari kisi-kisi soal, indikator ketercapaian, dan rubrik penilaian

5.    Berkaitan dengan suasana kelas : Guru dapat mendesain ruang kelas dengan baik, mulai dari kebersihan, kerapihan, keindahan, serta posisi tempat duduk, sehingga peserta didik dapat merasa nyaman dan termotivasi untuk belajar

 

Siklus 2

1.      Berkaitan dengan penggunaan media : Guru dapat menggunakan media pembelajaran berupa pengamatan langsung terhadap tempat sekitar terkait contoh sistem logika digital. Kemudian materi dapat ditayangkan melalui slide powerpoint sehingga dapat memudahkan peserta didik dan guru untuk memahami dan menyampaikan materi pembelajaran

2.      Berkaitan dengan penggunaan strategi pembelajaran    :    Perlunya    pemetaan   untuk


 

mengetahui kesiapan, minat dan profil belajar peserta didik sehingga peserta didik mampu memaksimalkan kemampuannya dalam belajar. Guru juga bisa melaksanakan ice breaking atau games sehingga pembelajaran dapat lebih menyenangkan

3.              Berkaitan dengan Penggunaan model pembelajaran: Dalam hal ini guru menggunakan pendekatan saintifik dengan model pembelajaran yang digunakan adalah model problem based learning (PBL) yang terdiri dari 5 fase/tahapan, yaitu :

·         Mengorientasikan    peserta    didik                               pada masalah,

·         Mengorganisasikan peserta didik,

·         Membimbing penyelidikan individu maupun kelompok,

·         Mengembangkan   dan    menyajikan                            hasil karya, dan terakhir

·         Menganalisis   dan    mengevaluasi                       proses pemecahan masalah

4.              Berkaitan dengan Penilaian : Guru harus melakukan penilaian secara keseluruhan baik dari ranah kognitif, apektif dan psikomotor yang dituangkan dalam instrumen yang lengkap mulai dari kisi-kisi soal, indikator ketercapaian, dan rubrik penilaian

5.              Berkaitan dengan suasana kelas : Guru dapat mendesain ruang kelas dengan baik, mulai dari kebersihan, kerapihan, keindahan, serta posisi tempat duduk, sehingga peserta didik dapat merasa nyaman dan termotivasi untuk belajar

Refleksi Hasil dan dampak Bagaimana dampak dari aksi dari Langkah-langkah yang

Dampak  dari  aksi  dari  Langkah-langkah  yang dilakukan?


dilakukan? Apakah hasilnya efektif? Atau tidak efektif?

Mengapa? Bagaimana respon orang lain terkait dengan strategi yang dilakukan, Apa yang menjadi faktor keberhasilan atau ketidakberhasilan dari strategi yang dilakukan? Apa pembelajaran dari keseluruhan proses tersebut

Dampak dari langkah-langkah yang dilakukan menggunakan Problem Based Learning hasilnya efektif. Dapat dikatakan efektif karena :

a.      Terlaksananya semua tahapan kegiatan / aktivitas dalam pembelajaran sesuai dengan RPP yang telah disusun sebelumnya.

b.      Peserta didik mulai mengalami perubahan cara belajar, Peserta didik juga lebih termotivasi ketika belajar karena lebih banyak peserta didik yang bersemangat, aktif dan tidak jenuh dalam mengikuti pembelajaran.

c.       Peserta didik juga semakin terampil berkerjasama dalam diskusi saling berbagi informasi dan lebih mandiri dalam mencari jawaban dari berbagai sumber untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan.

d.      Peserta didik menjadi terbiasa mengikuti langkah-langkah pada model pembelajaran Problem Based Learning sehingga solusi dari permasalahan yang muncul juga dapat tersaji dengan baik dan jelas.

e.       Kepala Sekolah dan teman sejawat mendukung kegiatan yang dilakukan.

f.        Tercapainya kegiatan sesuai dengan harapan

 

Apakah hasilnya efektif? Atau tidak efektif? Mengapa?

Dengan menggunakan model pembelajaran PBL dan dengan memanfaatkan teknologi IT Hasilnya sanga tefektif, karena peserta didik menjadi sangat antusias, bersemangat, dan merasa senang dalam proses pembelajaran berlangsung, mulai dari pendahuluan hingga proses pembelajaran selesai. Hal ini dapat dilihat dari hasil refleksi dan observasi.


 

Respon orang lain terkait dengan strategi yang dilakukan

a.      Respon Kepala Sekolah sangat positif dan mendukung penuh atas kegiatatan pembelajaran yang telah dilaksanakan agar kami dapat menjadi model buat guru yang lain.

b.      Rekan sejawat semua responnya sangat positif dan antusias, sehingga mereka juga ingin melaksanakan model pembelajaran yang telah saya laksanakan. Karena berdampak besar terhadap motivasi belajar peserta didik.

c.       Respon peserta didik sangat positif karena dengan pembelajaran yang telah dilaksanakan merasa sangat menyenangkan dan mudah dalam memahami materi pelajaran sistem komputer.

 

Apa   yang   menjadi   faktor   keberhasilan         atau ketidakberhasilan dari strategi yang dilakukan

a.              Dukungan Kepala Sekolah dan rekan sejawat yang juga turut membantu mempersiapkan alat dalam proses perekaman kegiatan pembelajaran.

b.              Situasi dan kondisi sangat mendukung terlaksananya kegiatan ke-1 dan ke-2.

c.               Dapat mengantisipasi atau mengatasi tantangan yang dihadapi sebelum hari pelaksanaan ke- 1 dan ke-2

d.              Berusaha melaksanakan semaksimal mungkin seluruh rencana yang telah disusun sebelumnya.

e.               Selalu melakukan refleksi diri dan evaluasi setiap tahapan yang telah dilakukan


 

Apa yang menjadi faktor ketidakberhasilan dari strategi yang dilakukan

a.              Pengambilan video pada saat pelaksanaan proses pembelajaran Siklus Aksi Ke_1 belum optimal karena keterbatasan dan kesalahan teknis seperti jaringan yang terputus, gmeet yang keluar suaranya tapi gambarnya tetap diam, sehingga hasil rekaman video ada yang terputus, tapi Alhamdulillah bisa dilengkapi dari kamera lainnya.

b.              Kurangnya ketelitian dalam pengambilan gambar sehingga pengambilan gambar dari kamera sempat mati (tidak merekam) sehingga ada yang kurang sesuai dengan sintaks pembelajaran.

 

Apa    pembelajaran   dari    keseluruhan          proses tersebut

a.      Pelaksanaan proses pembelajaran sehari-hari perlulebih tertib dan terstruktur.

b.      Peserta didik lebih tertarik, senang, antusias dan fokus.

c.       Pembelajaran lebih bervariatif.

d.      Pembelajaran lebih menarik dan menyenangkan.

e.       Media dan alat/bahan pembelajaran lebih inovatif.

f.        Penggunaan gestur, analogi dan intonasi harus lebih stabil.

 

DOKUMENTASI














Tidak ada komentar:

Posting Komentar